Minggu, 31 Oktober 2010
Minggu, 24 Oktober 2010
Pengantar Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
Senin, 11 Oktober 2010
ntuk Ayah di “Hari”mu..
ntuk Ayah di “Hari”mu..
Pada puisi ijinkan aku ayah
Bercerita tentang gerimis yang
Mengiringi kepergianmu
Atau hujan yang membasahi pilar nisanmu
Pohon kamboja mulai meranggas
Meski bunga kecil berteduh di bawah daun-daun kering
(Puisi ini untuk Mengenang enam tahun Kepergian Abu Tercinta dan puisi ini pernah dimuat di majalah SABILI tahun 2001, Semoga semangatmu selalu menjelma dalam tubuh kami anakmu.)
Pada puisi aku datang ayah
Bukan hendak menggugat takdir kematianmu
Atau menghujat sangat pemilik maut
Kali ini ingin aku katakan
Kepergianmu adalah pelajaran tanpa kamus
Perenungan panjang untuk dipahami
Bahwa hidup adalah pembuktian
Tuk wujudkan syukur dan sabar
Ketika harus menjalani skenarioNya
Pada puisi aku akan kembali menemui ayah
Lewat goresan pena
Yang mengajariku tentang arti kematian
Bila esok telah kutemukan
Muara kasihNya tak bertepi
Akan kuceritakan kembali
Sepuluh malam kepergianmu
Dan sepuluh bunga yang masih berteduh
Di bawah pohon-pohon kamboja
Oleh : Nur Atik Kasim
Hari ini Ayah, alm. berulang tahun, entah apa yang bisa aku berikan padamu.. bahkan untuk menulis pun hampir-hampir tak bisa, dan aku pun akhirnya mengambil tulisan orang untuk aku simpan di sini..
ada hal-hal yang pasti tak pernah terlupakan, belum sempat lagi aku meminta maaf atas segala salah.. aku yang hampir tak pernah bisa akur denganmu, aku yang kadang tak peduli dengan kabarmu, dan aku juga yang hampir tak pernah mengikuti apa yang kau inginkan.
apakah bisa aku ada sedang kau tak ada, aku siap dalam ketidak-siapanku.. aku tak bisa menggantikan apa yang kau miliki, aku tak bisa merubah apa yang aku miliki sebagai dirimu.. sebenarnya, aku belum siap, dan mungkin tak kan pernah siap..
maafkan aku karna tetap tak bisa memberikan apapun bagimu..
Senin, 04 Oktober 2010
Sertifikasi Masinis Akan Diperketat
Menteri Perhubungan Freddy Numberi dalam kunjungan meninjau lokasi tabrakan di Pemalang, Sabtu, mengatakan, sertifikasi masinis harus ditingkatkan supaya mereka lebih baik lagi saat menjalankan kereta api. "Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian di Pemalang ini karena masih menunggu hasil penyelidikan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Polri, dan dari kami sendiri," katanya.
Ketika meninjau di lokasi kejadian, katanya, dia sempat menanyakan sistem pengoperasian kereta. "Semua sistem berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan," katanya.
Makanya, Freddy mengaku akan memperketat sertifikasi masinis supaya tugas mereka dalam menjalankan kereta api bisa berjalan dengan baik.
Seperti diberitakan, terdapat 36 korban tewas serta 40 korban luka berat dan ringan akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 di lintasan Desa Jatimulyo, Kecamatan Petarukan, sekitar 500 meter sebelah barat Stasiun Petarukan itu.
Rabu, 01 September 2010
RENUNGAN PONGAH DARI LABIRIN KOTA.
Sudah lebih dari sekali saya numpang baca Sentana dan koran kota lainnya di warung rokok dekat warung penjual nasi gule di kaki lima itu. Tapi pagi itu, karena tak membelakangi jalan, saya tersadar akan satu hal: di depan saya adalah lorong.Saya tanya orang-orang apa nama lorong itu. Mereka pun saling tanya. Akhirnya seseorang bilang, “Namanya Gang Sempit.” Oh ya, ada inisial “GS” di mulut gang.
Ini hanyalah satu dari ribuan gang sempit di kampung besar Jakarta yang mengaku sebagai megalopolitan. Gang-gang yang menyerupai labirin.
Tak ada yang istimewa dari gang yang kurang memadai untuk berpapasan ini — bahkan ada ruas yang hanya cukup untuk satu badan pelintas.
Kita semua pernah melihatnya. Bahkan mungkin sebagian dari kita pernah atau masih bermukim di lorong sempit. Tentang gang sempit, teman-teman BHI pasti lebih paham ketimbang saya.
Gang yang tidak istimewa. Tapi di sana ada kehidupan. Sama seperti mansions yang tak semua kamarnya berpenghuni di Pondok Indah, Simprug, dan Pluit sekitar Regatta the Icon : tetap ada kehidupan.
Gang sempit. Miskin sinar matahari. Sumuk. Jamur dan lumut pun berbahagia. Ketika lorong hanya diapit tembok-tembok tak berpintu maka siapa yang dipertuan tak begitu jelas. Dan lihatlah, dari sebuah tembok mencul dua bonggol pipa PVC untuk membuang air. Lorong diperlakukan sebagai got.
Gang sempit bukanlah pilihan, tapi karena keadaan — lantaran kahanan, kata orang Jawa. Penamaan Gang Sempit pun belum jelas: oleh penghuni gang atau orang luar. Ini persoalan cara pandang. Cara membagi dunia.
Ada ribuan lorong sempit di Jakarta, sebagian bahkan tak bernama. Saya ingat lorong sempit lembab yang diapit dinding berlumut di Kota. Tak ada lampu, gelap kalau malam.
Saya takjub oleh dua hal. Pertama: butuh seni untuk memasukkan perabot, dan juga material bangunan, melalui lorong sempit. Kedua: dari gang sempit beberapa kali saya lihat wanita cantik, putih, berambut lurus, bermata sipit, berpakaian bagus, berjalan bergegas, keluar dan masuk dari sana. Wanita yang berbeda.
Ribuan gang sempit di perkotaan. Sebagian hanya kita lalui karena ada alasan. Sebagai jalan tikus (tanyakan kepada Zen). Sebagai keterpaksaan karena harus menghindar dari, misalnya, huru-hara. Atau harus datang karena mencari alamat — seperti dulu sering saya lakukan ketika bekerja di media. Dari mencari seseorang yang mengiklankan jasa di koran sampai mencari penyedia barang haram (atau juga jasa haram).
Gang-gang sempit itu. Ketika kantor pos belum digilas SMS dan internet, hampir setiap Pak Pos hapal gang-gang di wilayah edarnya. Saya ingat Pak Pos Baru yang sekian lama harus edar tandem mengikuti Pak Pos Lama.
Menyusuri gang sempit, sekadar mengayun kaki dan celingak-celinguk, apalagi memotret tanpa membaur, baik dengan bidikan cermat maupun asal jepret karena memperlakukan kamera saku selayaknya kamera video secara handheld dengan risiko gambar kabur, adalah sebuah kekurangajaran. Asosial.Bersiaplah dengan risiko.

Jika seharian tak ada lelaki muda maupun tua nongkrong di gang berarti banyak orang yang bekerja. Relatif aman.
Gang sempit. Lorong di antara tembok bisu. Itu bagian dari ruang hidup kota. Kita melihat semangat untuk bertahan, untuk merayakan kehidupan. Gadis kecil yang ngempanin anak ayam piaraan.Perempuan yang mengedarkan kue murah. Ibu yang memasak. Lagu dangdut dari stereo sember. Semuanya bersama bau busuk selokan. Dan di atas selokan ada jembatan kecil yang bertemu tembok bolong agar orang tak perlu memutar.Radikalisme, dan bahkan revolusi, bisa muncul dari penjebolan tembok. Apapun yang tak masuk akal, dari sudut pandang dunia mereka, berarti harus dilawan. Kalau perlu secara destruktif.
Jika persoalan kian serius, kita hanya kaget dan tak paham.
Tak lebih dan tak kurang, posting ini hanya unjuk kepongahan warga kelas menengah yang nanggung dan tak pernah paham masyarakatnya. Jangan bandingkan dengan kesaksian para pekerja sosial yang tarikan napasnya adalah bagian dari persoalan kampung-kampung padat nan kumuh.
Sabtu, 21 Agustus 2010
dari sahabat untuk sahabat
hari ini saya akhirnya menemukan akan arti persahabatan,dan persahabatan itu benar adanya,dan dengan blog ini pula saya bisa bertemu dengan sahabat dari berbagai daerah yang luar biasa baik dengan saya.saya ucapkan terimakasih karena telah rela meluangkan waktunya untuk memberikan kritik,saran dan sekedar mengisi buku tamu.jujur saya gak bisa kasih apa-apa tapi,saya cuma bisa kasih hadiah yang mungkin tidak pantas disebut award,tapi inilah yang bisa saya berikan untuk sahabat.
award ini saya berikan untuk sahabatku:
* Irawati Putri Lestari:dialah sahabat yang selalu member motivasi saya buat terus berbuat baik
* Sakti Ardhika:dialah yang selalu ngajak saya buat bergerilya makanan
* Prima Setya Heryanto:dialah sahabat yang mengingatkan saya tentang arti kehidupan
* Pamerat daroza:yang selalu nebeng
* Gibral Muhammad:yang selalu meluangkan waktunya menjawab keluh kesah saya
* Alan BUdi Afriandi:dialah yang selalu memberikan tip-tip jitu seputaran tempat makan
* Gilang Bhagaskara:dialah blogger yang satu daerah dengan saya.
* Bangbang Salehudin:dialah yang selalu bisa membuat saya tertawa karena tulisan-tulisan diartikelnya
* Andre Yusfian:yang selalu bertingkah konyol setiap bertamu
* Muhammad Zainal:yang sangat religius, tapi ngerokok nya kuat banget
* untuk sahabat
maaf jika awardnya sederhana,soalnya juga baru belajar photoshop jadi ya begitulah adanya.buat sahabatku yang namanya tertera diatas semoga berkenan untuk meminangnya.buat sahabat yang lain silahkan ambil karena award ini saya berikan untuk semua sahabat yang mengunjungi blog persahabatan ini dan saya akan cantumkan nama sahabat diatas,semoga bisa membuat kita terus semangat buat berblogging ria. SALAM PERSAHABATAN
award ini saya berikan untuk sahabatku:
* Irawati Putri Lestari:dialah sahabat yang selalu member motivasi saya buat terus berbuat baik
* Sakti Ardhika:dialah yang selalu ngajak saya buat bergerilya makanan
* Prima Setya Heryanto:dialah sahabat yang mengingatkan saya tentang arti kehidupan
* Pamerat daroza:yang selalu nebeng
* Gibral Muhammad:yang selalu meluangkan waktunya menjawab keluh kesah saya
* Alan BUdi Afriandi:dialah yang selalu memberikan tip-tip jitu seputaran tempat makan
* Gilang Bhagaskara:dialah blogger yang satu daerah dengan saya.
* Bangbang Salehudin:dialah yang selalu bisa membuat saya tertawa karena tulisan-tulisan diartikelnya
* Andre Yusfian:yang selalu bertingkah konyol setiap bertamu
* Muhammad Zainal:yang sangat religius, tapi ngerokok nya kuat banget
* untuk sahabat
maaf jika awardnya sederhana,soalnya juga baru belajar photoshop jadi ya begitulah adanya.buat sahabatku yang namanya tertera diatas semoga berkenan untuk meminangnya.buat sahabat yang lain silahkan ambil karena award ini saya berikan untuk semua sahabat yang mengunjungi blog persahabatan ini dan saya akan cantumkan nama sahabat diatas,semoga bisa membuat kita terus semangat buat berblogging ria. SALAM PERSAHABATAN
Jumat, 20 Agustus 2010
Persahabatan
Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Artikel ini memusatkan perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan antar pribadi. Istilah "persahabatan" menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga pada altruisme. selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai. Mereka juga akan terlibat dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka.
Nilai yang terdapat dalam persahabatan seringkali apa yang dihasilkan ketika seorang sahabat memperlihatkan secara konsisten:
- kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain.
- simpati dan empati.
- kejujuran, barangkali dalam keadaan-keadaan yang sulit bagi orang lain untuk mengucapkan kebenaran.
- saling pengertian.
Seringkali ada anggapan bahwa sahabat sejati sanggup mengungkapkan perasaan-perasaan yang terdalam, yang mungkin tidak dapat diungkapkan, kecuali dalam keadaan-keadaan yang sangat sulit, ketika mereka datang untuk menolong. Dibandingkan dengan hubungan pribadi, persahabatan dianggap lebih dekat daripada sekadar kenalan, meskipun dalam persahabatan atau hubungan antar kenalan terdapat tingkat keintiman yang berbeda-beda. Bagi banyak orang, persahabatan dan hubungan antar kenalan terdapat dalam kontinum yang sama.
Dimulai dari iseng - iseng nongkrong di warung pojok lahir lah sebuah perkumpulan yang sangat asik dan diisi oleh anak" yang serba ingin tahu, imajenatif, kreatif, dan sngat pengertian dalam segala hal. Dan perkumpulan itu di beri nama Decolgen.
Decolgen itu merupakan sebuah nama dari sekumpulan anak yang mempunyai kesamaan dalam berbagai hal dan mempunyai kesukaan dalam hal jalan - jalan, mendesign gambar, bermusik, dan rata - rata selalu narsis kalo foto. Dari gambar tersebut dapat di caritakan bahwa kami sangat akrab, bahkan sekarang sudah menjadi saudara.Perkumpulan yang di dirikan di atas semua golongan ini di gandrungi oleh Sakti Ardhika, Prima Setya Heryanto, Alan Budi Afriandi, Pamerat Daroza, Irawati Putri Lestari, Ravsanjani Yahya, Gibral Muhammad, Andre Yusfian, Muhammad Zainal, Gilang Bhagasakara, Fikri Mujahid.
I MISS YOU ALL
Langganan:
Postingan (Atom)



