Minggu, 24 Oktober 2010

Pengantar Bisnis

      Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy  yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.

Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

Senin, 11 Oktober 2010

ntuk Ayah di “Hari”mu..



ntuk Ayah di “Hari”mu..

Pada puisi ijinkan aku ayah
Bercerita tentang gerimis yang
Mengiringi kepergianmu
Atau hujan yang membasahi pilar nisanmu
Pohon kamboja mulai meranggas
Meski bunga kecil berteduh di bawah daun-daun kering
(Puisi ini untuk Mengenang enam tahun Kepergian Abu Tercinta dan puisi ini pernah dimuat di majalah SABILI tahun 2001, Semoga semangatmu selalu menjelma dalam tubuh kami anakmu.)
Pada puisi aku datang ayah
Bukan hendak menggugat takdir kematianmu
Atau menghujat sangat pemilik maut
Kali ini ingin aku katakan
Kepergianmu adalah pelajaran tanpa kamus
Perenungan panjang untuk dipahami
Bahwa hidup adalah pembuktian
Tuk wujudkan syukur dan sabar
Ketika harus menjalani skenarioNya
Pada puisi aku akan kembali menemui ayah
Lewat goresan pena
Yang mengajariku tentang arti kematian
Bila esok telah kutemukan
Muara kasihNya tak bertepi
Akan kuceritakan kembali
Sepuluh malam kepergianmu
Dan sepuluh bunga yang masih berteduh
Di bawah pohon-pohon kamboja
Oleh : Nur Atik Kasim
Hari ini Ayah, alm. berulang tahun, entah apa yang bisa aku berikan padamu.. bahkan untuk menulis pun hampir-hampir tak bisa, dan aku pun akhirnya mengambil tulisan orang untuk aku simpan di sini..
ada hal-hal yang pasti tak pernah terlupakan, belum sempat lagi aku meminta maaf atas segala salah.. aku yang hampir tak pernah bisa akur denganmu, aku yang kadang tak peduli dengan kabarmu, dan aku juga yang hampir tak pernah mengikuti apa yang kau inginkan.
apakah bisa aku ada sedang kau tak ada, aku siap dalam ketidak-siapanku.. aku tak bisa menggantikan apa yang kau miliki, aku tak bisa merubah apa yang aku miliki sebagai dirimu.. sebenarnya, aku belum siap, dan mungkin tak kan pernah siap..
maafkan aku karna tetap tak bisa memberikan apapun bagimu..


Senin, 04 Oktober 2010

Sertifikasi Masinis Akan Diperketat

     PEMALANG, KOMPAS.com Kementerian Perhubungan bakal memperketat sertifikasi bagi masinis yang akan menjalankan kereta api menyusul tabrakan KA di Stasiun Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (2/10/2010).

Menteri Perhubungan Freddy Numberi dalam kunjungan meninjau lokasi tabrakan di Pemalang, Sabtu, mengatakan, sertifikasi masinis harus ditingkatkan supaya mereka lebih baik lagi saat menjalankan kereta api. "Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian di Pemalang ini karena masih menunggu hasil penyelidikan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Polri, dan dari kami sendiri," katanya.
   
Ketika meninjau di lokasi kejadian, katanya, dia sempat menanyakan sistem pengoperasian kereta. "Semua sistem berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan," katanya.

Makanya, Freddy mengaku akan memperketat sertifikasi masinis supaya tugas mereka dalam menjalankan kereta api bisa berjalan dengan baik.

Seperti diberitakan, terdapat 36 korban tewas serta 40 korban luka berat dan ringan akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 di lintasan Desa Jatimulyo, Kecamatan Petarukan, sekitar 500 meter sebelah barat Stasiun Petarukan itu.